Cybersecurity Mesh: Arsitektur Keamanan Baru untuk Perusahaan Multi-Cloud.

Cybersecurity Mesh: Arsitektur Keamanan Baru untuk Perusahaan Multi-Cloud.

Seiring perusahaan-perusahaan Indonesia mengadopsi lingkungan multi-cloud (menggunakan layanan dari beberapa penyedia cloud sekaligus) dan memperluas ekosistem remote work, model keamanan tradisional menjadi usang. Cybersecurity Mesh muncul sebagai arsitektur keamanan baru yang lebih adaptif dan terdistribusi.

Cybersecurity Mesh adalah konsep yang menempatkan lapisan keamanan di sekitar setiap titik akses atau entitas, bukan hanya di sekitar perimeter jaringan. Ini memungkinkan setiap perangkat, pengguna, atau layanan cloud untuk memiliki perimeter keamanan individualnya sendiri.

Keunggulan utama Mesh adalah kemampuan untuk memusatkan manajemen kebijakan keamanan yang terfragmentasi. Meskipun diterapkan secara terdistribusi, kontrol akses dan kepatuhan dapat diatur dari satu panel, sangat penting untuk lingkungan multi-cloud yang kompleks dan perangkat IoT yang beragam.

Adopsi Mesh di Indonesia menuntut investasi pada integrasi sistem identitas dan manajemen akses terpadu (Unified Access Management). Perusahaan harus bergeser dari fokus pada pencegahan perimeter ke deteksi dan respons yang cepat di setiap titik akses dalam jaringannya.

Intisari: Cybersecurity Mesh adalah arsitektur keamanan terdistribusi yang vital untuk perusahaan multi-cloud, dengan menempatkan kontrol keamanan di sekitar setiap titik akses. Keunggulannya adalah manajemen kebijakan terpusat dalam lingkungan yang terfragmentasi, namun membutuhkan investasi dalam integrasi identitas dan manajemen akses terpadu.